Kejar Target E20, Danantara Mau Bangun Pabrik Bioetanol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7670462/original/006555600_1780464672-1000337137.jpg)
Danantara mengumumkan rencana investasi untuk membangun pabrik bioetanol guna mendukung ketahanan energi nasional. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan mencapai swasembada energi dengan mengembangkan campuran bensin bertahap mulai dari E20 hingga E50. Keberhasilan penghentian impor solar CN48 melalui biodiesel B50 menjadi dasar untuk mengembangkan bioetanol sebagai bahan campuran bensin. Bahan baku utama bioetanol yang dipertimbankan adalah molase dan tebu, sehingga pemerintah berencana memperluas lahan tanam tebu sebagai bagian dari transisi energi nasional. Rencana pembangunan pabrik bioetanol ini mencakup dari hulu hingga hilir, termasuk penanaman hingga pembangunan fasilitas pengolahan. Danantara berharap seluruh investasi terkait etanol dapat diselesaikan dalam tiga tahun ke depan. Untuk mendukung produksi, pemerintah menyiapkan lahan hingga dua juta hektare yang akan digunakan sebagai bahan baku untuk mencapai target E20 hingga E50.
Bagikan
Berita terkait
Prabowo Targetkan RI Bisa Produksi BBM Campur Etanol 20% E20 di 2028
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.25
Pimpin Rapat BBM, Prabowo Targetkan RI Implementasi E20 di 2028
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 20.35
Kejar Etanol 20% dalam 2 Tahun, Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektar Lahan Tebu
kumparan · 16 September 2026 pukul 20.30
Danantara Kaji Penggabungan Pertagas dan PGN
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 07.40