Kemenhub Buka Suara usai Kabut Asap Ganggu Penerbangan Kalimantan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9328440/original/005628000_1787194888-pal1.jpg)
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) secara aktif memantau dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan terhadap operasional penerbangan. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan bahwa jarak pandang menjadi faktor krusial keamanan penerbangan. Jika jarak pandang di bawah ambang aman, penerbangan harus ditunda, dialihkan, atau dibatalkan demi keselamatan. Kemenhub terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, BMKG, dan instansi terkait untuk memastikan operasional tetap aman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.21
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan, Kemenhub Siagakan Pemantauan Bandara
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 10.21
Kabut Asap Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan
CNBC Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.45
Kebakaran Kalimantan, Penerbangan Batal-Ratusan Penumpang Terdampak
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 16.16
Karhutla Ganggu Penerbangan di Kalimantan! Ini Daftar Penerbangan yang Dibatalkan dan Delay
Berita terkait
Kabut Asap Ganggu Penerbangan Kalimantan, Kemenhub Buka Suara
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 12.30
Banyak Penerbangan Dibatalkan Imbas Karhutla Kalimantan
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.00
Potret Petugas Berjibaku Padamkan Karhutla di Kalimantan
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 20.22
Kabut Asap Karhutla di Kalimantan Ganggu Penerbangan di Bandara Supadio
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 19.46