Kemenhub Gratiskan Tarif Muatan Barang di Kapal Pelni untuk Bantuan ke NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Perhubungan memberikan persetujuan kepada PT Pelni untuk memberikan potongan tarif 100 persen atau gratis pada tarif muatan barang di kapal penumpang. Hal ini dilakukan untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa. KM Tidar telah menurunkan 481 koli bantuan kemanusiaan dari sejumlah pihak, termasuk anak usaha Pelni seperti PT Sarana Bandar Nasional (SBN) dan PT Pelita Indonesia Djaya (PID) sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Pelni Group. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut PELNI, Hana Suhardi, kepada Koordinator Bidang Logistik BPBD Kabupaten Sikka, Yohanes Carlous di Pelabuhan Lorens Say, Maumere. Dengan dukungan ini, instansi dan lembaga yang ingin mengirimkan barang bantuan ke NTT tidak perlu membayar biaya tarif muatan barang. Potongan harga tarif ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan nomor PM 8 Tahun 2023 tentang Tarif Batas Atas Kewajiban Pelayanan Publik Bidang Angkutan Laut Untuk Penumpang Kelas Ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.04
Pengiriman Bantuan ke NTT Gratis Berkat Potongan Tarif dari Kemenhub
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 16.08
Pelni Makassar-Pelindo buka layanan gratis pengiriman bantuan ke NTT
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 12.49
Kirim Bantuan ke NTT Pakai Kapal Pelni Gratis, Begini Caranya
VOI · 21 Agustus 2026 pukul 06.15
Pemerintah Gratiskan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan ke Wilayah Gempa NTT
Berita terkait
TNI AD Kerahkan Kapal Laut Kirim Puluhan Ton Bantuan hingga Tenaga Medis ke NTT
SINDOnews · 19 Agustus 2026 pukul 23.58
Seskab Teddy: 253 Ton Bantuan Telah Dikirim ke NTT
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 11.02
Pascagempa Flores, Kemenhub Pastikan Seluruh Bandara di NTT Tetap Beroperasi
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 15.42
Seluruh Bandara di Flores Beroperasi Normal Usai Gempa NTT
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 14.30