Kemenhut pacu kredit biodiversitas jadi inovasi pembiayaan konservasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkenalkan biodiversity credits sebagai inovasi pembiayaan untuk mendukung konservasi taman nasional di Indonesia. Wamenhut Rohmat Marzuki menyatakan instrumen ini memungkinkan hasil konservasi terukur menjadi sumber pembiayaan berkelanjutan, termasuk dari sektor swasta. Dari 15 lokasi yang ditetapkan sebagai percontohan, 13 taman nasional dan 2 lanskap konservasi spesies ikonis akan digunakan. Pengembangan biodiversity credits harus didukung tata kelola kuat, regulasi, dan landasan hukum. Instrumen ini menjadi bagian dari portofolio pembiayaan konservasi yang meliputi pembiayaan karbon, filantropi, investasi swasta, pariwisata berkelanjutan, dan usaha berbasis alam.
Bagikan
Berita terkait
Halimun-Salak Jadi Rumah 51 Macan Tutul Jawa, Habitatnya Masih Terus Terancam
VOI · 28 Agustus 2026 pukul 19.25
Ilmuwan Temukan Thismia daemona, Spesies Bunga Iblis Langka di Tailan
Media Indonesia · 4 September 2026 pukul 13.21
Studi Temukan Ribuan Spesies Langka Dijual di Facebook, TikTok, hingga Shopee
kumparan · 1 September 2026 pukul 10.04
Konsisten Lestarikan Elang Jawa, PGE Raih Penghargaan HKAN 2026 dari Kemenhut
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 18.36