Kemenkeu Finalisasi Pengalihan 60% Saham KCIC
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4849858/original/062762700_1717228941-20240601-Tarian-HER_5.jpg)
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sedang memfinalisasi pengalihan 60 persen saham PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) ke pemerintah melalui Kemenkeu. Proses ini mencakup due diligence, penghitungan valuasi saham, serta penyusunan Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) sebagai dasar hukum. Sementara itu, 40 persen saham KCIC tetap dipegang konsorsium perusahaan Tiongkok. Skema penyelesaian kewajiban utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh telah ditetapkan tanpa melibatkan APBN secara langsung. Koordinasi erja dilakukan dengan BP BUMN dan Badan Pengelola Investasi Danantara. CEO Danantara, Rosan Roeslani, memastikan proses penyelesaian pengalihan utang tetap sesuai rencana meski terjadi transisi kepemimpinan Menteri Keuangan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 14.52
Kemenkeu Finalisasi Pengalihan Saham Whoosh, Harga Masih Dikaji
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.21
Whoosh Tak Pakai APBN, Tapi Kemenkeu Masih Hitung Nilai Saham dan Kewajibannya
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.10
Pengalihan Utang Whoosh ke Kemenkeu Belum Rampung, Ini Alasannya
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 13.17
Alih Saham Kereta Cepat Whoosh dari BUMN ke Kemenkeu Masuk Tahap Akhir
Berita terkait
Tak Lagi Jadi Menkeu, Purbaya Lepas Urusan Utang Whoosh: Selamat Gue
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 15.21
Purbaya Bilang Danantara Serahkan Utang Whoosh Rampung Bulan Ini
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 16.20
Danantara Kasih Utang Whoosh ke Purbaya Pertengahan September 2026
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.13
Mulai 15 September, Kemenkeu Resmi Ambil Alih Pengelolaan Utang Kereta Cepat Whoosh
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 20.32