Kemenpar Dorong Wisata Berbasis Pengalaman untuk Perluas Manfaat Pariwisata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memfokuskan pemasaran pariwisata pada pengalaman yang autentik dan bermakna untuk meningkatkan kualitas kunjungan wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal. Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menekankan bahwa kekayaan budaya dan keramahan masyarakat Indonesia harus diterjemahkan menjadi pengalaman wisata yang bernilai tambah. Pendekatan ini bertujuan agar wisatawan tidak hanya mengunjungi tempat, tetapi juga tinggal lebih lama dan menggunakan lebih banyak produk serta layanan di daerah.
Program ini menjadi bagian dari kampanye Go Beyond Ordinary yang mengedepankan pengalaman daripada sekadar destinasi. Kemenpar juga memperkuat lima wisata minat khusus melalui Program Pariwisata Berkualitas, meliputi gastronomi, bahari, wellness, wastra, dan seni dan desain. Konsep ini juga diterapkan pada sektor MICE dengan menggabungkan agenda konferensi atau pertemuan dengan pengalaman kuliner, budaya, dan atraksi lokal.
Bagikan
Berita terkait
ITMO 2027 Soroti Tren Pariwisata Berbasis Pengalaman dan Keberlanjutan
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 18.30
Kemenpar: Penutupan Bromo tidak Menurunkan Minat Wisatawan
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 06.59
Penutupan Bromo Tak Menurunkan Minat Wisatawan, Keamanan Jadi Kunci Destinasi
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 19.50
Kemenpar percepat pemulihan destinasi terdampak bencana
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 07.44