'Kesabaran Saya Sudah Habis': Anies Baswedan Diminta Tampil Garang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Hasyim Muhammad, penulis dari Mojokerto, meminta mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar tampil lebih garang di hadapan publik untuk menjaga relevansinya menjelang Pilpres 2029. Menurutnya, gaya tenang Anies selama ini membuatnya sulit diingat oleh publik. Hasyim menyarankan agar Anies berani memimpin gerakan, turun ke jalan, bahkan marah-marah bila perlu. Ia memberi contoh kalimat yang bisa digunakan Anies saat berhadapan dengan demonstran, seperti 'Maaf, kesabaran saya sudah habis.'
Hasyim juga menyoroti bahwa Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dipastikan akan memanfaatkan posisinya untuk menaikkan elektabilitasnya. Oleh karena itu, Anies harus kreatif mencari isu baru agar tetap muncul di media dan tidak tertinggal dalam kontestasi politik.
Berdasarkan survei Tempo Data Science pada Agustus 2026, Dedi Mulyadi (KDM) memimpin dengan elektabilitas 42%, diikuti Prabowo Subianto 15%. Anies Baswedan berada di posisi ketiga dengan 10%, sementara Gibran Rakabuming Raka berada di posisi keempat dengan 6%. Survei ini melibatkan 1.260 responden di 38 provinsi, dengan tingkat kepuasan publik terhadap pemerintah tercatat 37%.
Bagikan
Berita terkait
Anies Baswedan Harus 'Cari Gara-gara' Demi Lawan Gibran di 2029
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 08.00
Menuju 2029: Gibran Cawapres Lagi, Kali Ini Gandeng Dedi Mulyadi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 20.00
Anies Dinilai Terlalu Bersih untuk Berpasangan dengan Gibran
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 12.00
Koalisi Mengejutkan: Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan di Pilpres 2029?
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 04.30