Anies Dinilai Terlalu Bersih untuk Berpasangan dengan Gibran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Geisz Khalifah, mantan Komisaris PT Pembangunan Jaya Ancol, mengkritik wacana duet Anies Baswedan–Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2029. Ia menilai Anies adalah figur intelektual yang bersih, sementara Gibran dianggap lahir dari kontroversi politik. Geisz menolak kompromi yang merusak nilai perjuangan, sekaligus menyatakan dukungannya kepada Anies karena kesamaan visi dan gagasan. Ia menekankan bahwa keputusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah batas usia calon presiden menyentuh ranah prinsipal yang tidak bisa diabaikan demi kepentingan elektoral.
Bagikan
Berita terkait
Bisa Berbalik Rugi di 2029, Sentimen Kritik terhadap Jokowi Disebut Bergeser ke Gibran
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.49
Potensi Lanjut 2029, Pendukung Anies dan Ganjar Disebut 'Dipersatukan' Berkat Isu Gibran
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.07
Gibran dan AHY Dbandingkan, Ini Prediksi Arah Dukungan Prabowo, Anies, dan PDIP di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 09.30
Jalan Terjal Anies Baswedan Menuju Pilpres 2029, Masihkah Punya Panggung dan Pengusung?
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 08.53