Jakarta · Minggu, 13 September 2026Cari
WargaKonoha

Ketika Anak Presiden Minta Warga Buang Dolar Buat Selamatkan Rupiah

Krisis moneter Indonesia 1997-1998 menyebabkan nilai tukar Rupiah turun dari Rp2.000 menjadi Rp10.000-16.000 per dolar AS. Putra sulung Soeharto, Siti Hardijanti Rukamana (Mbak Tutut), mempercepat penawaran dolar AS dengan menukarnya ke rupiah. Ia memberikan US$50.000 serta 3 kg emas pribadinya. Anggota MPR seperti SBY menukar US$1.300, menteri dan pejabat lain ikut serta. Pengusaha seperti Aburizal Bakrie menyumbang US$100.000 masing-masing. Total sumbangan mencapai US$650.000 pada awal Januari 1998. Namun gerakan ini dianggap tidak cukup untuk menambal kebutuhan devisa miliaran dolar AS. Rupiah terus melemah, harga pokok naik, dan demonstrasi massal di Mei 1998 berujung kerusuhan. Rezim Orde Baru Soeharto berakhir pada 21 Mei 1998.

Berita terkait