Ketika Anggaran Harus Memilih: Mana yang Patut Didahulukan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Artikel ini membahas pentingnya penganggaran yang bijak dalam menghadapi keterbatasan anggaran negara. Ketika ruang fiskal menyempit, bukan sekadar memotong persentase rata, tetapi memilih apa yang harus dijaga (P0: kebutuhan minimum operasional), apa yang strategis (P1: prioritas nasional), inti (P2: fungsi utama K/L), pendukung (P3: kegiatan pendukung), dan yang dapat ditunda (P4: discretionary). Metode ini menggantikan praktik lama yang hanya menaikkan atau mengurangi anggaran tahun sebelumnya secara otomatis. Evaluasi kinerja menjadi kunci untuk menentukan alokasi anggaran yang tepat, bukan sekadar memandang angka realisasi saja. Dengan kerangka ini, anggaran dapat diarahkan ke kebutuhan yang memberikan nilai terbesar sambil tetap menjaga keberlangsungan pelayanannya.
Bagikan
Berita terkait
Menkomdigi: Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Capaian Sektor Digital
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 08.20
Menkomdigi: Efisiensi anggaran tak ganggu capaian sektor digital
ANTARA News · 2 September 2026 pukul 07.54
Prabowo Sebut Negara Hemat Rp100 Triliun dari Pemangkasan 290 BUMN
SINDOnews · 31 Agustus 2026 pukul 14.56
Segini Realisasi Anggaran MBG Tahun Ini dan Total untuk 2027
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 09.32