Ketua DPP PDIP Sindir Jokowi yang Rajin Safari Politik, Tapi Tak Gercep Tengok Korban Gempa NTT
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PDIP Deddy Yevri Sitorus menyindir mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang aktif melakukan safari politik bersama PSI di berbagai daerah belakangan ini. Menurut Deddy, Jokowi terlihat bergerak cepat untuk kepentingan politik, namun tidak terlihat saat gempa bumi mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Deddy membandingkan sikap tersebut dengan kader PDIP yang justru langsung turun ke lokasi bencana. Ia mencontohkan Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo yang mendatangi lokasi pengungsian di Kecamatan Boleng, Manggarai Barat, NTT pada malam hari bersama mantan Menteri Sosial Tri Rismaharini untuk menyalurkan bantuan makanan bagi pengungsi. Deddy juga mengkritik bahwa pihak yang bergerak cepat membantu korban bencana justru mendapat hinaan dari buzzer dan para pendukung aktor politik tertentu. Ia menilai ada standar ganda dalam menilai respons para tokoh terhadap bencana, di mana aktivitas politik dianggap lebih mendapat perhatian dibandingkan aksi kemanusiaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 08.13
Prabowo dan Jokowi Berdampingan saat HUT ke-81 RI di Istana, Mensesneg: Bestie
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.28
Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Megawati Doakan Korban Gempa NTT
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.12
Megawati Instrusikan Kader Beri Bantuan ke Warga NTT Usai Gempa M 7
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 09.35
Instruksi Megawati, PDIP Kerahkan BAGUNA dan Sukarelawan Bantu Gempa NTT
Berita terkait
Kalkulasi Jokowi: Peluang Gibran Kembali Jadi Cawapres Prabowo Makin Kecil
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 11.20
Duduk Diapit Jokowi-Gibran, Prabowo Kirim Sinyal Apa di HUT RI ke-81?
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 10.20
Respons PDIP soal Pertemuan Sekjen Partai Koalisi Prabowo-Gibran
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 04.00
Megawati Prihatin Gempa 7,7 M di NTT, Minta Kader Gotong Royong ke Lapangan
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 01.00