Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

'Kiai Al-Falah Naif atau Termul?': Sobary Pertanyakan Motif Undang Jokowi ke Ponpes

Budayawan Mohamad Sobary mempertanyakan motif Pondok Pesantren Al-Falah, Kebumen, yang mengundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai narasumber dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 29 Agustus 2026. Sobary menilai undangan tersebut tidak tepat karena banyak tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang lebih layak memberikan nasiah kepada para santri. Ia menyinggung kembali rekam jejak Jokowi yang sering dikaitkan dengan kebohongan, sekaligus mempertanyakan kecerdasan dan integritas Jokowi sebagai figur publik yang diberi panggung di depan para santri.

Dalam sambutannya, Jokowi menyoroti sikap merasa paling pintar sebagian orang saat tampil di ruang publik, namun melupakan adab dan sopan santun. Ia menggunakan falsafah Jawa 'Lamun siro pinter, ojo minteri' untuk menekankan bahwa kecerdasan sejati tidak boleh dipamerkan atau digunakan untuk menindas orang lain. Jokowi juga menyampaikan pesan agar para santri tetap rendah hati meskipun memiliki ilmu pengetahuan.

Sobary menegaskan bahwa sejumlah kritik terhadap Jokowi sudah menjadi catatan publik, termasuk terkait dugaan kebohongan dan kondisi ekonomi politik Indonesia yang dinilainya semakin terpuruk. Ia mempertanyakan apakah kiai yang mengundang Jokowi benar-benar tidak menyadari risiko atau kontroversi yang melekat pada dirinya.

Berita terkait