Kisah Nasabah PNM Mekaar Bangun Usaha dari Jamur Sisa hingga Pimpin Bank Sampah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Astuti, nasabah PNM Mekaar, memulai usaha olahan jamur tiram dari dapur sederhana ukuran 3x3 meter. Awalnya, ia kesulitan menjual seluruh hasil panen jamur segar, yang berisiko terbuang. Untuk mengatasi hal ini, Astuti mengolah sisa jamur menjadi Jamur Krispi dan Stik Jamur, sehingga memperpanjang umur simpan dan menciptakan produk bernilai tambah baru. Langkah kreatif ini tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi keluarganya.
Dukungan PNM Mekaar melalui pembiayaan dan pendampingan membantu Astuti mengembangkan usahanya. Direktur Utama PNM, Kindaris, menekankan bahwa pembiayaan dan pemberdayaan harus berjalan beriringan agar modal dapat berubah menjadi produk yang lebih bernilai dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Kombinasi keduanya memungkinkan nasabah untuk naik kelas dan menghadapi tantangan di lapangan.
Berkat usaha yang semakin berkembang, Astuti kini menjadi Ketua Klasterisasi Bank Sampah di Kampung Madani, Waru, Penajam. Dalam perannya, ia mengajak masyarakat untuk melihat barang yang dianggap tidak bernilai, seperti sisa panen atau sampah, dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Perubahan ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi dapat menciptakan dampak lingkungan yang lebih luas ketika dikelola dengan kreativitas dan dukungan yang tepat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 20.07
Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Justru Bangun Usaha hingga Pimpin Bank Sampah
Berita terkait
Kunjungi Gresik, Menko PM Soroti Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
JPNN.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.49
Dukung Pemulihan Pascabencana, Kemenekraf Bekali Pelaku Ekraf Strategi Branding hingga Produksi Iklan
SINDOnews · 29 Agustus 2026 pukul 21.16
DPR RI Dorong Skema Pembiayaan Khusus Sektor Kreatif dan UMKM di Bali
JPNN.com · 29 Agustus 2026 pukul 18.58
Pemerintah Kejar Potensi Investasi Industri Olahraga RI Senilai Rp 8.000 T
kumparan · 29 Agustus 2026 pukul 12.52