Kisah Robohnya Kerajaan Bisnis Salim Usai Berjaya 3 Dekade
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sudono Salim (Liemsioe Liong) membangun Salim Group melalui jaringan bisnis impor cengkeh dan logistik selama Perang Kemerdekaan. Ia mendekati Presiden Soeharto, menjadi pemasok dana dan mendapatkan perlindungan. Salim sukses membangun tiga kerajaan bisnis: BCA, Indocement, Bogasari/Indofood. Namun, pada Mei 1998, krisis ekonomi dan kerusuhan anti-Tionghoa menghancurkan BCA dan Indofood. Massa menyerang rumah Salim, merusak kendaraan, dan mencoret-coret rumahnya. BCA diambil alih pemerintah sebagai BTO. Setelah Soeharto lengser, bisnis Salim tidak lagi menguasai BCA. Namun, keluarga Salim berhasil bangkit kembali melalui Indofood dan memperluas ke sektor migas, konstruksi, dan perbankan.
Bagikan
Berita terkait
Konglomerat RI Ini Rutin Bolak-Balik Gunung Kawi, Begini Kisahnya
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 11.20
BCA: Ekonomi sulit diprediksi dorong nasabah proteksi kekayaan
ANTARA News · 3 Oktober 2026 pukul 07.45
AIA-BCA Luncurkan Prestige Pro, Asuransi Berdenominasi USD untuk Nasabah Premium
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 20.30
OJK Respons Isu BCA Mau Dicaplok Haji Isam
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 19.08