BCA: Ekonomi sulit diprediksi dorong nasabah proteksi kekayaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketidakpastian ekonomi global dan domestik mendorong nasabah BCA mencari solusi perlindungan kekayaan jangka panjang. Executive Vice President Wealth Management BCA, Indrawan B, menjelaskan bahwa perubahan ekonomi yang cepat serta keterhubungan antarnegara membuat proyeksi masa depan sulit dilakukan secara akurat. Risiko utama yang dihadapi nasabah meliputi inflasi dan fluktuasi nilai tukar yang dapat menurunkan daya beli aset di masa depan.
Menanggapi hal tersebut, BCA bekerja sama dengan AIA Indonesia meluncurkan Prestige Pro, produk perlindungan hingga usia 99 tahun dengan denominasi dolar AS untuk memitigasi risiko pelemahan rupiah. BCA menekankan pendekatan berbasis kebutuhan nasabah daripada target penjualan agresif guna memastikan solusi wealth management tepat sasaran dan sesuai dengan preferensi serta profil risiko setiap nasabah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 09.01
Imbal Hasil Surat Utang AS Tinggi, Surat Utang RI Masih Menarik?
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 20.00
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, PKB sebut Industrialisasi Harus Diperkuat
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.55
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036
Berita terkait
Ekonom Bilang Dolar Bisa Rp18.200, Waspada 3 Faktor Ini
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.00
Ini Alasan Orang Kaya RI Mulai Rajin Nabung Dolar AS
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 12.40
Harga Emas Hari Ini Melejit Setelah Tekanan Minyak Mereda
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 07.47
Ketika Prabowo Bicara Evidence-Based, Angka Ekonomi Perlu Dibaca Lebih Dalam
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 18.40