Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

Konflik Geopolitik Jadi Pemicu Percepatan Energi Terbarukan di 6 Negara Asia Tenggara

Konflik geopolitik di Selat Hormuz memicu lonjakan kebijakan energi terbarukan di enam negara Asia Tenggara: Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Vietnam, dan Filipina. Zero Carbon Analytics mencatat 37 kebijakan energi bersih dan elektrifikasi yang diterbitkan, melampaui 29 kebijakan bahan bakar fosil. Indonesia menerbitkan lima kebijakan energi terbarukan, empat kebijakan fosil, serta target penambahan kapasitas tenaga surya 100 GW dalam tiga tahun. PLN Indonesia Power menyiapkan 268 proyek pembangkit listrik dengan total kapasitas 30.276,2 MW sebagai bagian dari RUPTL 2025-2034.

Berita terkait