Konflik Prabowo dan Jokowi-Gibran Bisa Jadi Strategi Politik, Dinilai 'Pura-Pura Ribut'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahfud MD menyatakan keretakan politik antara Prabowo, Jokowi, dan Gibran belum tentu nyata, bisa jadi strategi membangun kekuatan menghadapi Pemilu 2029. Ia menilai pernyataan perpisahan sebagai ancaman politik yang tidak melanggar hukum. Mahfud menekankan hubungan publik berseberangan bisa berubah sesuai kepentingan politik, tidak permanen. Pandangan ini disampaikan dalam siaran YouTube pada 13 September 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 18.40
Suahasil Jadi Menteri Keuangan, Wapres Gibran Bilang Begini
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.50
Suahasil Ungkap Detik-detik Ditunjuk Prabowo Jadi Menkeu Baru
kumparan · 14 September 2026 pukul 15.31
Breaking News: Purbaya Dicopot dari Menkeu
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 07.40
Dino Patti Djalal Dorong Gibran Hadapi Denny Indrayana: Jika Tak Berani Bela Integritas Diri, Bagaimana Bela NKRI?
Berita terkait
Rocky Gerung: Satu-satunya yang Membuat Jokowi Aman adalah Gibran Jadi Presiden
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 20.00
Terlihat Mesra, Jokowi dan Prabowo Diam-diam Punya Kartu Politik untuk Bertarung di 2029
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 05.15
Pengamat: Jokowi Titip Pesan ke Prabowo, Nasib Gibran Dipertaruhkan
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 07.40
Munarman: Kalau Prabowo Mau Kembali ke Dasar, Jalan Keluar Dia adalah Dekrit
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.59