Pengamat: Jokowi Titip Pesan ke Prabowo, Nasib Gibran Dipertaruhkan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat politik Universitas Nasional, Selamat Ginting, menilai Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki agenda politik tersembunyi menjelang Pemilu 2029. Meski tampak harmonis publik, keduanya menyimpan "kartu politik" yang belum dibuka. Ginting menekankan setiap langkah komunikasi mereka selalu berkaitan strategi jangka panjang. Kedekatan mereka terlihat saat HUT RI ke-81 di Istana Merdeka bersama Gibran, namun perbedaan kepentingan tetap ada. Jokowi meminta posisi Gibran sebagai Wakil Presiden tetap aman, mengatasi isu purnawirawan TNI dan polemik ijazah pendidikannya. Prabowo tidak memberikan respons terhadap pesan tersebut, menambah kekhawatiran Jokowi.
Bagikan
Berita terkait
Usai Ribut soal Pemilu 2029 Dipercepat, Jokowi Minta Relawan Totalitas ke Prabowo-Gibran
Warta Ekonomi · 29 Agustus 2026 pukul 10.30
PDIP: Jokowi Bereaksi saat Gibran Disuruh Mundur, tapi Diam soal Prabowo Jatuh Sebelum 2029
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 10.50
Harmonis di Publik, Prabowo–Jokowi Sebenarnya Punya Agenda Berbeda
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 02.30
Munarman: Kalau Prabowo Mau Kembali ke Dasar, Jalan Keluar Dia adalah Dekrit
Warta Ekonomi · 3 September 2026 pukul 16.59