Konsumsi Listrik di Bali Naik 8%, PLN Siapkan Tambahan Pasokan dari PLTS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT PLN UID Bali mencatat konsumsi listrik di Pulau Dewata pada Semester I 2026 tumbuh 8,02%, menjadikan Bali salah satu kawasan dengan pertumbuhan tertinggi di Indonesia. General Manager Ajrun Karim menyatakan peningkatan ini didorong oleh aktivitas ekonomi, pariwisata, dan sektor usaha yang semakin dinamis. Beban listrik pun menjadi tinggi dan merata sepanjang hari, mencerminkan penetrasi listrik yang sudah masuk ke berbagai aspek kehidupan. Beban puncak sistem kelistrikan Bali kini hampir mencapai 1.300 MW, sehingga PLN tengah mempercepat penambahan kapasitas pembangkit untuk menjaga keandalan pasokan. Untuk mendukung pertumbuhan ini, PLN mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT), khususnya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dapat dibangun dengan cepat melalui skema ground mounted, terapung, atau atap. Pengembangan PLTS ini selaras dengan RUPTL 2025-2034 dan Program PLTS 100 GW yang digerakkan pemerintah. Tujuannya agar Bali semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan energinya, terutama sebagai pusat pariwisata dan ekonomi nasional. PLN juga menekankan pentingnya listrik sebagai penggerak ekonomi mikro dan makro, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 17.50
PLTS 100 GW Terhambat Lahan, Danantara Soroti Bankability Proyek
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 12.00
Video: Tutup 13 GW PLTD - Percepat Bangun PLTS, RI Bisa Nyontek India?
Media Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 17.25
PLTS Disalurkan ke Agam untuk Pulihkan UMKM Pascabencana
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 14.24
Dukung Ketahanan Energi, PLN Buka Peluang Kolaborasi untuk Pengembangan Geotermal
Berita terkait
PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hingga Rp3,3 T
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 15.38
PLN Resmi Kantongi Kesepakatan Rp3,3 Triliun, Buat Proyek Apa Saja?
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 14.00
PLN Group Teken 5 Kolaborasi Strategis, Estimasi Nilai hinggaTembus Rp3,3 Triliun
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 13.49
PLN Garap PLTS 60 MWp-BESS 200 MWh di Sulawesi Tengah Rp 3,3 T
Detik.com · 24 September 2026 pukul 09.41