Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PLTS 100 GW Terhambat Lahan, Danantara Soroti Bankability Proyek

PT Danantara Development Management Fund (DDMF) mengidentifikasi kepastian lahan sebagai faktor utama yang membuat proyek PLTS 100 GW di Indonesia belum sepenuhnya bankable. Meskipun potensi energi surya Indonesia mencapai 3.200 GW dan teknologi PLTS sudah matang, hanya 1,5 GW yang telah terutilisasi. Rachmat Kaimuddin, Managing Director DDMF, menekankan bahwa kejelasan lokasi lahan diperlukan untuk menilai radiasi matahari dan risiko proyek. Setelah lokasi dan kondisi lahan jelas, proyek dapat ditawarkan melalui tender dengan kepastian offtaker listrik dari pemerintah. PT PLN (Persero) juga menyatakan bahwa biaya pengadaan lahan sangat memengaruhi biaya listrik PLTS yang dipadukan dengan BESS, di mana peningkatan harga lahan Rp200.000/m² dapat menaikkan tarif listrik 1 sen/kWh.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait