Konsumsi Pertalite Diprediksi Lewati Kuota, Pertamina Turun Tangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Patra Niaga mengantisipasi potensi konsumsi BBM bersubsidi, khususnya Pertalite dan Solar, yang diprediksi melampaui kuota hingga akhir tahun 2026. Kenaikan ini dipicu oleh pertumbuhan ekonomi nasional semester I-2026 sebesar 5-5,6%, peningkatan sektor industri, logistik, serta jumlah kendaraan pribadi. Hingga Juli 2026, realisasi Solar mencapai 11,18 juta kiloliter dari kuota 18,36 juta kiloliter, sementara Pertalite mencapai 16,54 juta kiloliter dari kuota 28,69 juta kiloliter.
Untuk mengatasinya, Pertamina menerapkan langkah pengawasan, penertiban, dan pembinaan bagi SPBU yang melanggar. Sanksi diberikan secara berjenjang, mulai dari teguran tertulis, pengurangan suplai, hingga Pemutusan Hubungan Usaha (PHU). Guna menjaga ketersediaan layanan, SPBU yang ditutup akan dikelola langsung oleh Pertamina melalui program Kerja Sama Operasi (KSO) agar distribusi BBM kepada masyarakat tetap terjamin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 19.40
Soal Desil Pertalite, Pertamina Masih Menunggu Keputusan Pemerintah
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.03
Beli Pertalite Sesuai Desil, Pertamina Tunggu Keputusan Pemerintah
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 13.08
Kuota BBM Subsidi di Pamekasan Ditambah, Pemkab Beri Peringatan Tegas
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 14.31
Konsumsi BBM Subsidi Naik, Pertamina Tambah Pertalite dan Solar di Malang Raya
Berita terkait
Pertamina soal Pembatasan Pertalite di SPBU Jogja: Untuk Jaga Kuota
kumparan · 1 September 2026 pukul 15.49
Respons Pertamina soal Pembatasan Waktu Beli Pertalite di Balikpapan
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 13.57
Purbaya Uji Sistem Pembatasan Pertalite untuk Orang Kaya
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.00
Pertalite Mau Dibatasi Berdasarkan Desil, Pertamina Respons Begini
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.37