KOSPI Anjlok Gegara Saham Teknologi, Bursa Regional Perlu Waspada?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham-saham teknologi di Asia mengalami penjualan massal pada perdagangan Rabu (29/7/2026), dipimpin oleh pelemahan saham produsen semikonduktor. Di Korea Selatan, saham SK Hynix anjlok lebih dari 15% meskipun perusahaan baru membukukan laba kuartalan tertinggi sepanjang sejarah, karena hasil kinerjanya masih di bawah ekspektasi analis. Samsung Electronics juga turun lebih dari 8%, sementara LG Innotek dan Seoul Semiconductor masing-masing ambles 15% dan 10%. Indeks Kospi memicu mekanisme circuit breaker dua hari berturut-turut dengan penurunan kumulatif lebih dari 18%, berpotensi mencatat kerugian bulanan terbesar sepanjang sejarah.
Pelemahan juga meluas ke Wall Street, di mana saham Intel turun hampir 6%, AMD anjlok 8%, dan produsen memori seperti Micron serta Seagate melemah lebih dari 8%. Saham SK Hynix yang tercatat di bursa AS juga turun 9%, sementara SoftBank Group di Jepang tertekan. Para analis menilai koreksi ini mencerminkan proses deleveraging yang masih berlangsung di Korea Selatan dan investor yang mulai melepas euforia berlebih terhadap sektor AI. Beberapa lembaga investasi seperti Aberdeen memandang koreksi ini sebagai peluang, karena valuasi saham-saham berkualitas menjadi lebih menarik, meski volatilitas tinggi dinilai wajar terhadap ketidakpastian seputar siklus investasi kecerdasan buatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 10.48
Bursa Asia Rontok, Kospi Korea Turun Lebih dari 10%
Berita terkait
Naik17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.26
Naik 17%! Kospi Cuma Butuh 5 Menit Buat Kembali ke Level 6.000-an
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.26
Pemerintah Siapkan Anggaran Rp 62 Triliun Buat Hadapi Krisis Dunia
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 21.00
Karyawan Biasa Dipenjara Gara-Gara Kasih Tahu Soal Ini ke China
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 17.45