Krisis BBM Makin Parah, PNS Iran Cuma Ngantor Sampai Jam 1 Siang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Iran mengubah pola kerja pegawai negeri (PNS) untuk mengatasi krisis bahan bakar yang semakin parah. Mulai 23 September hingga akhir tahun fiskal (Maret 2027), jam kerja kantor dibatasi dari pukul 8 pagi hingga 1 siang, dengan sisa jam dikerjakan secara daring. Kebijakan ini bertujuan menghemat biaya pemerintah dan konsumsi energi akibat gangguan pasokan bahan bakar, listrik, dan gas alam yang ditimbulkan oleh perang dengan Amerika Serikat (AS). Selain itu, kantor pemerintah diharuskan mematikan pemanas dan lampu setelah jam kerja, sementara sekolah, universitas, dan layanan kesehatan akan mengikuti aturan terpisah. Setiap instansi juga wajib menetapkan satu hari seminggu untuk para PNS dan manajer menggunakan transportasi umum, sementara layanan metro dan bus rapid transisi (BRT) digratiskan hingga pertengahan November untuk mendorong masyarakat meninggalkan kendaraan pribadi.
Bagikan
Berita terkait
Lagi-lagi Listrik di Kuba Lumpuh Total, Warga Jengkel
Detik.com · 19 September 2026 pukul 06.52
Sempat Terpukul Kenaikan Harga BBM, Pasar Diesel GWM Mulai Bangkit
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 23.10
Iran Tangkap 11 Warga Asing Atas Penyelundupan BBM
Detik.com · 4 September 2026 pukul 14.12
Iran Tangkap 11 Warga Asing Terkait Dugaan Penyelundupan 382 Ribu Liter Solar
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 10.37