Lagi-lagi Listrik di Kuba Lumpuh Total, Warga Jengkel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kuba mengalami pemadaman listrik total nasional yang ketujuh kalinya pada tahun 2026, menyusul krisis bahan bakar yang terus melanda akibat blokade energi AS. Pada Jumat malam, hanya sekitar lima persen warga di ibu kota Havana yang mendapatkan pasokan listrik. Kementerian Energi Kuba menyatakan bahwa pemutusan total pada sistem kelistrikan ini dipicu oleh gangguan pada jalur transmisi yang diperparah dengan kondisi cuaca yang tidak stabil. Perusahaan listrik milik negara, UNE, menjelaskan bahwa pemadaman nasional yang ke-12 sejak akhir 2024 ini terjadi karena kondisi pembangkit listrik termoelektriknya yang sudah tua dan memprihatinkan. Situasi semakin memburuk sejak Januari ketika AS menerapkan blokade energi untuk menekan pemerintah komunis di Havana. Krisis bahan bakar parah menyulitkan operasional pembangkit listrik dan generator cadangan yang bergantung pada diesel impor. Dalam beberapa pekan terakhir, pemadaman di ibu kota bisa berlangsung lebih dari 30 jam, sementara di daerah provinsi bisa melebihi 60 jam. Pemadaman ini juga mempengaruhi pasokan air bersih dan jaringan telepon seluler, memperberat kondisi kehidupan sehari-hari warga.
Bagikan
Berita terkait
Pemadaman Listrik Massal Terjadi Lagi, Seluruh Negeri Gelap Gulita
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.40
Listrik Kuba Kolaps Lagi, Jutaan Warga Dirundung Gelap
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 17.48
Jaringan Listrik Lumpuh Total, Kuba Gelap Gulita
Detik.com · 3 Agustus 2026 pukul 17.16
Pasokan BBM untuk Pembangkit Listrik Ikut Langka, Diduga Picu Pemadaman di Sulawesi
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 18.27