Kubu Jokowi Curigai Wacana Revisi Aturan Pemilu: Semua Memang Diarahkan untuk Jegal Gibran dan PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kubu pendukung Joko Widodo mencurigai wacana revisi aturan pemilu, khususnya terkait ambang batas parlemen (parliamentary threshold), bertujuan untuk menjegal Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Isu ini mencuat seiring munculnya berbagai usulan angka ambang batas, mulai dari 5, 7, hingga 8 persen untuk desain pemilu mendatang.
Menanggapi hal tersebut, Joko Widodo menyatakan tidak gentar dan siap menghadapi angka ambang batas berapa pun yang ditetapkan. Sikap ini didukung oleh PSI melalui Sekretaris Dewan Pembina Grace Natalie yang menegaskan kesiapan partai mengikuti keputusan DPR, meskipun PSI secara ideal lebih menyetujui konsep fraksi threshold untuk meminimalisir suara terbuang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.03
PSI Diprediksi Tetap Sulit Lolos ke Senayan meski Jokowi Sudah Pamer KTA
Detik.com · 29 September 2026 pukul 12.08
Jokowi Pamer KTA PSI, Puan Maharani: Alhamdulillah
Detik.com · 28 September 2026 pukul 12.50
Jokowi Santai Merespons Wacana Ambang Batas Parlemen: Mau 5% Mau 8% Oke!
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 09.03
Sindiran Jubir PDIP ke Jokowi usai Pamer KTA PSI: Harusnya Ijazah
Berita terkait
Jokowi Klaim Banyak Pihak Ketakutan pada PSI, Said Didu: Seperti Halnya Kecoa...
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 16.00
PSI soal PT 7%: NasDem Gak Lolos, Tak Banyak yang Sedih, tapi Suara Terbuang
kumparan · 25 September 2026 pukul 13.21
PSI Balas Pernyataan Ketum NasDem: Mohon Lebih Arif dan Bijaklah
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 13.05
Kader PSI: Idealnya PT Itu 0%, Kalau Tidak Suara Rakyat akan Hilang Ditelan Tuyul
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 08.50