Laba Bersih INDF-ICBP Kompak Anjlok, Anthoni Salim Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dua emiten milik konglomerat Anthoni Salim, PT Indofood Sukses Makmur (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), mencatat penurunan laba bersih pada semester I-2026 meski penjualan naik. Penyebab utamanya adalah tingginya rugi selisih kurs rupiah yang belum terealisasi dari kegiatan pendanaan. Pendapatan INDF tumbuh 9% menjadi Rp 65,53 triliun, laba usaha naik 14% menjadi Rp 13,29 triliun, tetapi laba bersih turun 19% menjadi Rp 4,72 triliun. Core profit INDF justru naik 7% menjadi Rp 6,18 triliun. Sementara itu, penjualan ICBP tumbuh 11% menjadi Rp 41,86 triliun, laba usaha naik 8% menjadi Rp 9,15 triliun, namun laba bersih anjlok 33% menjadi Rp 3,70 triliun. Core profit ICBP naik tipis 1% menjadi Rp 5,40 triliun. Anthoni Salim, CEO kedua perusahaan, menyebut kinerja tetap solid di tengah ketidakpastian global. Ia menegaskan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan, menjaga keseimbangan pangsa pasar dan profitabilitas, serta mempertahankan neraca yang sehat. Untuk ICBP, ia menekankan kewaspadaan, penyelarasan produksi dengan kebutuhan pasar, dan pengelolaan biaya efektif demi menjaga profitabilitas dan arus kas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.48
MPMX Bukukan Pertumbuhan Laba Bersih Konsolidasian Sebesar 23% di Semester I 2026
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 14.32
Kinerja Positif Semester I 2026, Laba Bersih FIF Rp 2,37 Triliun
Berita terkait
Hana Bank Bukukan Laba Bersih Rp360,76 Miliar di Semester I 2026
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 19.18
Kredit BNI Capai Rp968,5 Triliun, Tumbuh 24,4% di Semester I 2026
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.07
Kinerja Makin Moncer, BNC Cetak Laba Bersih Rp 294,85 Miliar di Semester I 2026
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.28
Naik 23%, MPMX Catat Laba Bersih Rp336 Miliar di Semester I 2026
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 19.31