Laba Bersih ITMG Naik 17% Capai US$110 Juta di Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) mencatat laba bersih US$110 juta pada semester I/2026, naik 17% dibandingkan US$94 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan perseroan mencapai US$1 miliar, tumbuh 9% dari US$919 juta pada semester I/2025. Pertumbuhan ini didukung oleh kenaikan rata-rata harga jual batu bara dari US$78,1 per ton menjadi US$81 per ton, serta penjualan sebesar 12,3 juta ton hingga Juni 2026.
ITMG juga mencatat EBITDA sebesar US$181 juta, meningkat dari US$164 juta pada semester I/2025. Margin EBITDA tercatat 18%, sementara margin laba bersih berada pada 11%.
Pada kuartal II/2026, pendapatan ITMG mencapai US$503 juta, sedikit lebih tinggi dari US$498 juta pada kuartal I. Namun, laba bersih kuartal II turun menjadi US$54 juta dari US$56 juta pada kuartal sebelumnya. Direktur ITMG, Yulius Kurniawan Gozali, menjelaskan bahwa kenaikan harga rata-rata jual 4% tidak sepenuhnya tercermin pada pendapatan karena volume penjualan turun dari 6,3 juta ton menjadi 6,1 juta ton.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 9 September 2026 pukul 12.07
Sungai Mahakam Surut, ITMG Pangkas Muatan Tongkang hingga 40 Persen
kumparan · 8 September 2026 pukul 15.13
Laba Bersih Elnusa (ELSA) Naik 29 Persen Jadi Rp 435 Miliar pada Semester I 2026
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 20.00
Laba Bersih Melejit 218% di H1-2026, Dirkeu PTBA Beberkan Pemicunya
Berita terkait
Biaya Tambang ITMG Naik Jadi US$61 per Ton, Harga BBM Jadi Pemicu
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.00
ITMG Mulai Garap Nikel, Intip Peluang Mineral Strategis Lain
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 20.26
Video: Strategi PTBA Jaga Kinerja di Tengah Dinamika Pasar Batu Bara
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.25
Efisiensi Angkat Kinerja PTBA, Laba Semester I 2026 Melonjak 215% Jadi Rp2,64 T
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 22.30