Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Laba KAI Anjlok Meski Pendapatan Naik, Gegara Whoosh?

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatatkan penurunan laba bersih pada semester I-2026 meskipun pendapatan dan laba usaha naik. Pendapatan tumbuh 6,6% menjadi Rp 17,96 triliun dari Rp 16,85 triliun, dan laba usaha meningkat 25,8% menjadi Rp 4,66 triliun dari Rp 3,71 triliun. Namun, laba tahun berjalan anjlok 73,5% menjadi hanya Rp 314,03 miliar dari Rp 1,18 triliun.

Penurunan laba bersih tidak berasal dari bisnis inti, melainkan dari pos "Bagian Rugi Bersih Entitas Asosiasi dan Ventura Bersama" yang melonjak menjadi minus Rp 2,99 triliun dari minus Rp 948,2 miliar. Kerugian ini terutama dari PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI), entitas ventura bersama yang memiliki 58,53% saham di PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), operator kereta cepat Whoosh.

PSBI mencatat rugi neto Rp 5,13 triliun dengan aset Rp 21,53 triliun dan liabilitas Rp 21,55 triliun. Akibatnya, bagian rugi KAI dari investasinya di PSBI mencapai Rp 3,005 triliun, sehingga nilai investasi KAI turun dari Rp 4,79 triliun menjadi Rp 1,79 triliun. KAI juga memberikan pinjaman pemegang saham lebih dari Rp 1,72 triliun kepada PSBI.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait