Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Bos Danantara Buka Suara soal KAI Tanggung Kerugian Kereta Cepat

PT Kereta Api Indonesia (KAI) menanggung beban proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh yang dioperasikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC). Berdasarkan laporan keuangan, Pilar Sinergi BUMN Indonesia mencatat rugi sebesar Rp 5,13 triliun, dengan total liabilitas Rp 21,54 triliun yang melebihi total aset sebesar Rp 21,52 triliun.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyatakan tengah berupaya menyelesaikan masalah keuangan di berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), termasuk PT Pos Indonesia dan PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP). Chief Operating Officer Danantara, Dony Oskaria, menekankan adanya keterbatasan tenaga dan energi dalam menangani persoalan-persoalan keuangan yang ada.

KAI mencatatkan penurunan kinerja keuangan pada semester I-2026, dengan laba bersih turun 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar, meski pendapatan naik 6,6% menjadi Rp 17,95 triliun. Total aset KAI tercatat Rp 104,79 triliun, liabilitas Rp 65,10 triliun, dan ekuitas Rp 39,68 triliun hingga Juni 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait