Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Laba KAI Merosot 74% hingga Juni 2026

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mencatat kinerja keuangan yang beragam pada semester I 2026. Pendapatan tumbuh 6,6% menjadi Rp 17,95 triliun dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp 16,84 triliun. Namun, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk merosot 74,12% menjadi Rp 305,37 miliar dari sebelumnya Rp 1,17 triliun. Total laba perseroan juga turun 73,49% menjadi Rp 314,03 miliar dari Rp 1,18 triliun.

Penyebab utama penurunan laba adalah rugi bersih entitas asosiasi dan ventura bersama yang melonjak 215,9% menjadi Rp 2,99 triliun, dibandingkan sebelumnya Rp 948,19 miliar. Beban keuangan naik 10,47% menjadi Rp 1,38 triliun, sementara penghasilan keuangan turun menjadi Rp 353,44 miliar. Di sisi lain, laba usaha naik 25,79% menjadi Rp 4,66 triliun dan laba bruto naik 18,80% menjadi Rp 6,79 triliun. Beban pokok pendapatan hanya naik tipis 0,33% menjadi Rp 11,16 triliun.

KAI juga mencatat laba per saham dasar turun dari Rp 49 menjadi Rp 12. Hingga 30 Juni 2026, ekuitas naik menjadi Rp 39,68 triliun, tetapi aset turun menjadi Rp 104,79 triliun dan liabilitas turun menjadi Rp 65,10 triliun. Kas dan setara kas menurun dari Rp 6,75 triliun menjadi Rp 4,85 triliun.

Berita terkait