Laba Naik, Nilai Investasi Berbalik Rugi, Ekuitas Maybank Tertekan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) mencatat laba bersih Rp 697,75 miliar pada semester I-2026, naik 21,19% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini didorong oleh kenaikan pendapatan bunga bersih menjadi Rp 3,71 triliun dari sebelumnya Rp 3,57 triliun, serta turunnya beban penurunan nilai aset keuangan dari Rp 487,3 miliar menjadi Rp 410,2 miliar.
Meski laba naik, rasio kecukupan modal (CAR) Maybank Indonesia turun signifikan dari 25,47% di akhir Desember 2025 menjadi 21,97% per 30 Juni 2026. Penurunan ini terkait berubahnya posisi investasi dari surplus nilai wajar Rp 326 miliar menjadi defisit Rp 620 miliar, yang menekan komponen ekuitas. Meskipun demikian, CAR masih jauh di atas ketentuan regulator sebesar 9,99%.
Di sisi lain, kualitas kredit Maybank tetap terjaga dengan NPL gross turun dari 2,17% menjadi 2,13% dan NPL net membaik dari 1,31% menjadi 1,27%. Hal ini menunjukkan bahwa pertumbuhan laba bank ditopang oleh efisiensi biaya dan pengelolaan aset yang lebih baik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 20.00
Allo Bank Cetak Laba Bersih Rp 130 Miliar di Kuartal II-2026, Naik 14%
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 20.45
Bank BJB Kantongi Laba Rp 783 Miliar pada Semester I 2026
Berita terkait
10 Perusahaan dengan Laba Bersih Terbesar di Indonesia
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 14.31
Kredit BNI Capai Rp968,5 Triliun, Tumbuh 24,4% di Semester I 2026
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 12.07
Pertahankan Kinerja Positif, Laba Bersih BCAP di Semester I 2026 Naik 24%
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 08.04
Alarm Bahaya! Bank-Bank Siaga Hadapi Petaka Besar
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 20.45