Laba Tembus Rp5,3 Triliun, Mesin Pertumbuhan BSI Makin Moncer
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat laba Rp5,30 triliun pada Kuartal III 2026, tumbuh 10,07% YoY. Pertumbuhan didukung ekspansi bisnis berkualitas, penguatan dana murah (CASA Rp246 triliun), pembiayaan 16,21% YoY menjadi Rp344 triliun, serta fee based income (FBI) naik 36,27% ke Rp5,6 triliun. Dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp389 triliun dengan cost of fund (CoF) turun 37 bps menjadi 2,30%. Non-performing financing (gross) sebesar 1,8% menunjukkan kualitas pembiayaan terjaga. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menyatakan mesin pertumbuhan BSI semakin terdiversifikasi dengan fokus pada penguatan CASA, pembiayaan ritel/konsumen, ekosistem haji-umrah, serta layanan digital. Di akhir 2026, BSI berencana memperluas ekosistem syariah dan emas, memperkuat transaksi berbasis digital, serta menjaga profitabilitas sekaligus kualitas pembiayaan.
Bagikan
Berita terkait
Bank Kalteng catatkan laba bersih Rp270,09 miliar per 31 Agustus
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 16.54
Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712%
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 09.50
Didukung Danantara, Nasabah Bullion BSI Melonjak 700%-Income Emas Naik 712%
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 22.22
Danantara Perkuat Bisnis Bullion BSI, Nasabah Naik 700% dan Fee Income Tumbuh 712%
Liputan6.com · 29 Juli 2026 pukul 21.30