Jakarta · Minggu, 27 September 2026Cari
WargaKonoha

Lahan 22 Hektare di Bone Jadi Lokasi Proyek Hilirisasi Ayam

Pemerintah mulai membangun Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT) di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Proyek ini dikembangkan melalui kerja sama antara PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I, PT Berdikari, dan PT Ugiagri Harapan Indonesia (PT UHI), dengan target operasional mulai 1 Juli 2027. Menurut Menteri Pertanian Amran Sulaiman, proyek ini sesuai arahan Presiden Prabowo dan tidak ada lagi hambatan birokrasi atau teknis yang menghalangi. PTPN I memanfaatkan aset lahan di Regional 8 Kebun Camming untuk pengembangan ekosistem peternakan ayam dari hulu hingga hilir. Dalam proyek ini, PTPN I bersama PT Berdikari menyiapkan lahan seluas 22 hektare dengan jangka waktu kerja sama 30 tahun, dengan lahan yang diusulkan pada tahap awal mencapai 15 hektare. Lahan tersebut akan digunakan untuk membangun Farm Parent Stock (PS) Broiler, Farm PS Layer, hatchery, hingga pabrik pakan terpadu. PTPN I juga bersama PT UHI menyiapkan sekitar 8,9 hektare lahan dengan jangka waktu kerja sama 10 tahun untuk pembangunan kandang komersial, farm pullet, fasilitas komersial petelur, Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU), dan cold storage. Direktur Utama PTPN I, Abdul Rivai Ras, menyatakan bahwa pengembangan HAT di Bone bertujuan menciptakan sumber nilai tambah baru dan mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, khususnya protein hewani. Proyek ini diharapkan membentuk rantai pasok unggas yang terintegrasi, efisien, dan berdaya saing, sekaligus memberikan manfaat bagi perekonomian daerah. PTPN I juga memastikan bahwa pemanfaatan lahan telah memperhatikan ketentuan tata ruang dan tidak tumpang tindih dengan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Berita terkait