Lawan Penipuan Perbankan, BRI Ajak Kenali Kanal Komunikasi Resmi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap penipuan digital yang mengatasnamakan perbankan. Direktur Operations BRI, Hakim Putratama, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan siber semakin sering memanfaatkan berbagai media komunikasi untuk menipu korban hingga mendapatkan data pribadi sensitif. BRI menekankan pentingnya masyarakat memverifikasi setiap komunikasi yang diterima sebelum memberikan informasi apapun.
BRI menegaskan bahwa kanal komunikasi resmi bank tidak akan pernah meminta data sensitif seperti PIN, password, kode OTP, atau CVC/CVV. Salah satu ciri kanal resmi BRI adalah layanan pelanggan di nomor 1500017 tanpa tambahan kode negara atau prefiks. Nasabah juga dapat menghubungi layanan resmi melalui WhatsApp 0812 1214 017, pusat bantuan aplikasi BRImo, email resmi, atau situs web www.bri.co.id.
Untuk informasi produk dan layanan, BRI menyediakan akun resmi di berbagai platform seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan X. Hakim menegaskan bahwa kolaborasi antara BRI dan nasabah adalah kunci menciptakan ekosistem digital yang aman. Masyarakat disarankan tidak terburu-buru bertindak saat menerima pesan mencurigakan dan selalu memastikan keabsahan sumber komunikasi tersebut.
Bagikan
Berita terkait
BRI Luncurkan BRImo Junior, Dorong Literasi Keuangan Generasi Muda
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 21.13
Marak Modus Penipuan, BRI Ajak Nasabah Kenali Kanal Komunikasi Resmi
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 18.02
OJK Tegal perkuat perlindungan konsumen cegah penipuan digital
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 19.47
Pemerintah siapkan mekanisme penyediaan rekening massal BRI dan BSI
ANTARA News · 8 September 2026 pukul 16.28