Layanan Listrik di Pulau Rengit Belitung jadi 24 Jam Berkat Sistem GEET
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5076614/original/005073700_1735891853-WhatsApp_Image_2025-01-03_at_13.23.46_7350d5d3.jpg)
PT PLN (Persero) meresmikan Green Energy Ecosystem Technopark (GEET) di Pulau Rengit, Belitung, untuk menggantikan sistem diesel yang hanya beroperasi 12 jam menjadi 24 jam. Sistem GEET mengintegrasikan energi surya, baterai (BESS), turbin angin, dan fuel cell hidrogen. Pulau Rengit yang sebelumnya hanya mendapat pasokan listrik 12 jam per hari kini menjadi 24 jam, melayani sekitar 150 jiwa atau 45 kepala keluarga, mayoritas nelayan. Peningkatan listrik membuka peluang ekonomi melalui cold storage dan agrovoltaik. PLN akan mengevaluasi kinerja GEET untuk replikasi di wilayah lain.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 13.04
Dulu 12 Jam, Kini Listrik di Pulau Rengit Belitung Nyala 24 Jam
Berita terkait
Prabowo Bakal Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.21
Prabowo Resmikan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali Hari Ini
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.09
Prabowo akan luncurkan PLTS 100 GWp di Bali untuk perkuat kemandirian energi
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 10.07
Ekspansi Solar Panel di China Picu Penurunan Keanekaragaman Burung
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 19.50