Prabowo Bakal Luncurkan PLTS 100 GWp di Bali
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan program PLTS 100 GWp di Bali pada 25 Agustus 2024 sebagai bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air. Target pembangunan 100 GWp harus selesai pada 2029 dengan biaya listrik diperkirakan Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW PLTD. Indonesia memiliki potensi energi surya 3.294 GWp, namun kapasitas terpasang hanya 1,5 GWp pada April 2026. Program dibangun dalam tiga tahap: I (17 GWp), II (18 GWp), dan III (30 GWp). Tahun 2025, pemerintah telah membangun 15 EBT (12 PLTS dan 3 PLTMH) senilai Rp103,3 miliar untuk 1.831 kepala keluarga dan 131 fasilitas umum. Pada 2026, program PLTS Terpadu di 39 lokasi wilayah 3T untuk 4.259 rumah tangga senilai Rp450,2 miliar serta 3 lokasi PLTMH untuk 464 rumah tangga senilai Rp50,4 miliar. Program listrik desi telah menjangkau 1.403 lokasi di 36 provinsi dengan 220.845 rumah tangga masih membutuhkan BPBL. PLTS 100 GWp diproyeksikan menciptakan 1,7 juta lapangan pekerjaan, lebih dari 760 ribu green jobs.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.14
Prabowo Luncurkan Program PLTS 100 GW di Bali Hari Ini
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.09
Prabowo Resmikan Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali Hari Ini
ANTARA News · 25 Agustus 2026 pukul 10.07
Prabowo akan luncurkan PLTS 100 GWp di Bali untuk perkuat kemandirian energi
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Hemat Rp 74 T/Tahun
Berita terkait
ESDM Siapkan Pensiun Dini PLTD 4,2 GW, Bakal Digantikan PLTS
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 14.09
Kejar PLTS 100 GW, Prabowo Hitung Penghematan Rp73,9 Triliun per Tahun
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.20
Prabowo Targetkan Bangun 30 GW PLTS Tahun Ini, 13 GW PLTD Dipensiunkan
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.16
Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Siap-Siap PLTD Disetop!
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.26