Listrik Bukan Jaminan Sejahtera, Warga Prasejahtera Masih Dibebani Masalah SDM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Akses listrik bagi masyarakat prasejahtera tidak cukup untuk meningkatkan kesejahteraan tanpa pendukung sumber daya manusia (SDM). Program Light Up the Dream (LUTD) PLN UID Jawa Barat perlu diikuti pengembangan kemampuan produktif sehingga listrik dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan keluarga. Menurut Nur Azmi Karim, listrik merupakan modal awal yang membuka peluang belajar, kerja, dan usaha, namun dampak ekonomi bergantung pada kemampuan masyarakat memanfaatkannya secara produktif. Tanpa peningkatan kapasitas, tersedianya listrik tidak otomatis meningkatkan taraf hidup. Pendekatan yang diperlukan adalah pendampingan berupa literasi teknologi, keterampilan, dan pengembangan usaha pasca-penerangan. Program LUTD dapat menjadi pintu masuk pemberdayaan ekonomi jika dirancang berbasis potensi lokal serta dilengkapi evaluasi jangka panjang untuk mengukur dampak pada produktivitas, inovasi, dan kesejahteraan rumah tangga.
Bagikan
Berita terkait
Batam Makin Haus Listrik, PLTGU 120 MW Disiapkan untuk Kejar Permintaan
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 18.08
APP Group Beri Penghargaan 9.302 Karyawan yang Puluhan Tahun Mengabdi
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 19.37
Pasok Listrik Data Center, Trump Beri Pinjaman Rp 71 Triliun untuk PLTN
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 16.45
Hari Batik Nasional, Pertamina Buka Ruang Berkarya dan Kemandirian Ekonomi
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 16.36