LVMH Tergeser dari 10 Perusahaan Terbesar Eropa Imbas Demand Barang Mewah Turun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Moet Hennessy Louis Vuitton SE (LVMH), perusahaan asal Perancis yang mengelola merek-merek mewah seperti Louis Vuitton, Dior, dan Bulgari, resmi tergeser dari jajaran 10 perusahaan dengan pasar terbesar di Eropa. Hal ini terjadi setelah saham LVMH turun 2,6 persen pada perdagangan 15 September 2026, menyebabkan kapitalisasi pasarnya mengecil menjadi sekitar 201 miliar euro (sekitar USD 232 miliar). Penurunan ini menempatkan LVMH di bawah L'Oréal dan Siemens AG, serta membuat perusahaan ini keluar dari daftar 10 besar saham Eropa untuk pertama kalinya sejak 2017. Tekanan ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan konsumen, terutama di China, serta dampak kondisi geopolitik di Timur Tengah yang menekan belanja konsumen.
Bagikan
Berita terkait
Hartanya Susut Rp1.144 Triliun, Raja Fesyen Mewah Bernard Arnault Terlempar dari 10 Orang Terkaya Dunia
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 09.00
Kronologi Penangkapan WN China Tombak dan Masak Penyu Raja Ampat
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 11.33
Saham Summarecon Bangkit usai Ambrol 13% Buntut Dirut Kena OTT KPK
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.16
China Mau Tambah Investasi di RI, Nilai Komitmen Tembus Rp88,1 T
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.45