Saham Summarecon Bangkit usai Ambrol 13% Buntut Dirut Kena OTT KPK
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) turun 13,25% ke Rp288 pada Selasa (15/9) setelah Direktur Utama Adrianto Pitojo Adi ditangkap KPK dalam kasus suap HGB di Kabupaten Bogor. KPK menetapkan delapan tersangka, termasuk Adrianto yang diduga menyerahkan uang Rp1,5 miliar melalui perantara untuk membuka blokir HGB. Namun, Rabu (16/9) saham SMRA bangkit 4,17% menjadi Rp300 dengan volume 44,38 juta saham.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 11.55
KPK Endus Pihak Lain di Kasus Suap HGB Summarecon
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 11.36
Orang Kepercayaannya Jadi Tersangka, Bagaimana Status Nusron Wahid? Ini Kata KPK
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 10.15
KPK Dalami Keuntungan Summarecon dari Kasus Suap Kementerian ATR/BPN
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 09.35
Presdir Summarecon Agung Terjaring OTT KPK, Saham SMRA Rontok
Berita terkait
KPK Buka Peluang Jerat Summarecon terkait Kasus HGB Kabupaten Bogor
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 07.38
Daftar Tersangka Kasus HGB Summarecon, Ada 4 Orang Kepercayaan Nusron
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.28
Fakta-fakta Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.57
Konstruksi Kasus Suap HGB Summarecon dan Gratifikasi Pejabat ATR/BPN
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.10