Jakarta · Minggu, 30 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Maduro Ditangkap, Venezuela Teken Kerja Sama Minyak dengan AS, Nilainya Lebih dari US$100 Miliar untuk 17 Ladang Minyak

Venezuela dan Amerika Serikat (AS) menandatangani kesepakatan investasi sektor minyak senilai lebih dari US$100 miliar (sekitar Rp1.776 triliun). Kesepakatan ini mencakup pengembangan 17 ladang minyak dengan cadangan terbukti sekitar 65 miliar barel. Proyek ini diperkirakan dapat menghasilkan penerimaan pajak lebih dari US$209 miliar bagi pemerintah Venezuela. Presiden AS Donald Trump menyambut kesepakatan ini sebagai 'kesepakatan minyak terbesar dalam sejarah dunia' melalui unggahan di Truth Social. Kesepakatan diumumkan pada Jumat, 28 Agustus 2026, dan merupakan bagian dari upaya Venezuela untuk memperbaiki kapasitas produksi dan infrastruktur industri hidrokarbonnya. Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, menyatakan bahwa kerja sama ini membuka ruang bagi perusahaan swasta untuk terlibat dalam pengembangan sektor minyak. Langkah ini dilakukan setelah perubahan aturan sektor hidrokarbon pada Januari 2026 yang bertujuan memberikan kepastian hukum dan memperluas partisipasi investor asing. Kesepakatan ini juga menandai perubahan hubungan ekonomi antara kedua negara, terutama setelah operasi militer AS pada 3 Januari 2026 yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya di Caracas. Setelah penangkapan tersebut, Delcy Rodriguez mengambil alih kepemimpinan Venezuela dalam masa transisi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait