Bukan Timur Tengah, Trump Kuasai Cadangan Minyak Raksasa di Sini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump mengumumkan AS telah mengamankan kendali mayoritas atas lebih dari 65 miliar barel cadangan minyak terbukti Venezuela melalui kerja sama dengan perusahaan swasta. Kesepakatan ini menjadi upaya memperluas kendali AS atas industri minyak Venezuela yang selama ini terpuruk akibat kurangnya investasi dan salah kelola. Trump menyatakan langkah ini tidak menimbulkan biaya bagi pajak Amerika serta dapat meningkatkan pasokan minyak ke AS untuk menekan harga bahan bakar. Namun, belum ada rincian struktur perjanjian, ladang minyak yang terlibat, atau perusahaan yang akan bertanggung jawab. Jika terealisasi, ini menjadi ekspansi dramatis peran AS dalam industri minyak Venezuela yang memiliki cadangan terbesar di dunia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 Agustus 2026 pukul 19.40
Donald Trump Bidik 17 Ladang Minyak Venezuela, Skema Sewa Disiapkan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 15.21
Trump Klaim Pegang Kendali Selat Hormuz, Jutaan Barel Minyak Melintas
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 16.25
Trump Sebut Selat Hormuz Terbuka, AS Klaim Pegang Kendali dan Blokade Iran
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 14.00
Tercekik Blokade Laut, Iran Ancam Serang Kepentingan Ekonomi Amerika
Berita terkait
Bukan Sekadar Minyak Mentah: Venezuela Obral 916 Blok Migas demi Gaet Investor Raksasa AS
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 15.41
Raksasa Migas Untung Besar di Tengah Perang, Trump Uring-uringan
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 20.10
AS Tolak Hidupkan Kembali Kesepakatan Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Mendidih 2%
SINDOnews · 28 Agustus 2026 pukul 08.02
Produksi Minyak 578 Ribu Barel/ Hari, RI Hadapi Tiga Tantangan Ini
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.08