Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Makin Gila! Israel Susun Rencana Usir Paksa Seluruh Warga Palestina dari Gaza

Menteri Keamangan Nasional Israel dari kubu sayap kanan, Itamar Ben-Gvir, telah menyusun rencana untuk mengusir secara paksa warga Palestina dari Jalur Gaza dan memindahkan mereka ke luar negeri. Rencana ini menargetkan pemindahan 250.000 warga Palestina pada tahun pertama, diikuti dengan pemindahan sekitar 2 juta penduduk yang tersisa selama enam tahun berikutnya. Ben-Gvir mengklaim rencana ini "realistis" dan ada negara-negara yang "siap" menerima warga Palestina, meskipun tidak menyebutkan negara mana pun. Usulan ini disusun dalam dokumen 20 halaman berjudul "Rencana Kerja Nasional untuk Emigrasi Sukarela dari Jalur Gaza" dan diikuti dengan niat partainya, Jewish Power, untuk mendorong pembentukan kementerian emigrasi dalam pemerintahan Israel berikutnya.

Meskipun menggunakan istilah "sukarela," rencana ini menuai kritik karena kondisi kemanusiaan warga Gaza yang sangat buruk. Pemindahan paksa warga sipil di wilayah pendudukan dianggap sebagai kejahatan perang berdasarkan Konvensi Jenewa. Penggunaan istilah "sukarela" dinilai tidak menghilangkan unsur pemaksaan, terutama ketika warga Gaza berada dalam kondisi sulit dan ada niat eksplisit untuk mengurangi atau menyingkirkan penduduk Palestina dari wilayah tersebut.

Sehari setelah pernyataan Ben-Gvir, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, mengungkapkan bahwa pemerintah Israel sedang mencari persetujuan pemerintahan Trump untuk memindahkan warga Palestina dari Gaza. Katz menyatakan bahwa rencana ini masih dalam pembahasan setelah sebelumnya "dibekukan" oleh Trump, dan menegaskan bahwa Israel akan memfasilitasi emigrasi "dengan segala cara," menyiratkan kebijakan pemaksaan. Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pasukan Israel tidak akan meninggalkan wilayah Gaza yang telah diduduki, dan mengklaim bahwa Israel telah menguasai 60% wilayah Gaza untuk melawan teroris.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait