Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Israel akan Kembalikan Jenazah Anak Palestina yang Ditahan Sejak Tewas November 2025

Israel akan menyerahkan jenazah remaja Palestina 15 tahun, Jadallah Jihad Jumaa Jadallah, yang tewas dalam penggerebekan di kamp pengungsi Al-Fara'a, Tubas pada 16 November 2025. Jenazahnya telah ditahan selama lebih dari sembilan bulan sejak kejadian. Keputusan ini muncul setelah kampanye pengembalian jenazah mengajukan petisi ke Mahkamah Agung Israel pada Maret 2026. Pengadilan memberi Israel waktu untuk menyiapkan penyerahan, meskipun tanggal pasti belum ditentukan. Penahanan jenazah ini menghambat hak keluarga untuk memberikan penghormatan terakhir dan melaksanakan pemakaman sesuai agama. Kampanye Nasional untuk Pengembalian Jenazah Syuhada Palestina melaporkan Israel saat ini menahan sekitar 1.700 jenazah warga Palestina, termasuk 799 yang teridentifikasi. Data yang dirilis menunjukkan 81 di antaranya adalah anak di bawah 18 tahun, 99 orang tewas di penjara, dan 10 perempuan. Selain itu, 256 jenazah lainnya disimpan di lokasi yang disebut 'pemakaman angka', dengan identitas mereka ditandai oleh nomor alih-alih nama. Kebijakan penahanan jenazah sebagai alat tawar-menawar ini pertama kali diputuskan Mahkamah Agung Israel pada 2019, kemudian diperluas untuk mencakup warga Palestina yang dituduh melakukan serangan.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait