Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Malaysia Kian Dekat Jadi Negara Maju

Malaysia mengklaim semakin dekat dengan status negara berpendapatan tinggi versi Bank Dunia. Pendapatan per kapita (GNI) Malaysia pada 2025 mencapai RM57.200 atau sekitar US$13.351, hanya berjarak 7,1 persen dari ambang batas Bank Dunia sebesar US$14.375. Pencapaian ini didorong pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8 persen pada kuartal II 2026, dengan inflasi terkendali di 1,9 persen dan pengangguran di angka 3 persen.

Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah Mohd Nasir menegaskan bahwa melewati ambang batas tersebut bukan tujuan akhir. Yang lebih penting adalah apakah pertumbuhan menghasilkan upah lebih baik, pekerjaan berkualitas, dan daya beli yang lebih kuat bagi rakyat Malaysia. Ia mengakui masih ada tantangan struktural, di mana 35,6 persen pekerja berpendidikan tinggi masih bekerja pada pekerjaan yang tidak sesuai tingkat keterampilannya.

Pemerintah Malaysia tetap mempertahankan target pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4 hingga 5 persen, ditopang permintaan domestik, investasi swasta, ekspor, dan sektor berbasis teknologi seperti semikonduktor dan pusat data. Di sisi fiskal, defisit anggaran federal menyempit dari 5,5 persen terhadap PDB pada 2022 menjadi 3,7 persen pada 2025, dengan target menurunkannya menjadi 3 persen atau lebih rendah pada 2030. Pemerintah juga akan memperkuat pendidikan vokasi dan pelatihan di bidang semikonduktor, AI, serta ekonomi digital melalui Rancangan Malaysia ke-13.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait