Manajer Kopdes Mundur Massal, Nasib Anggaran Pelatihan Rp1 Triliun Disorot
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lebih dari 4.000 calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih mengundurkan diri massal setelah proses rekrutmen dan pelatihan selesai. Penundaan ini dikaitkan dengan ketidakcocokan lokasi penempatan serta proses yang sudah melibatkan pelatihan semi-militer. Rp1 triliun dana negara telah dibelanjakan untuk pelatihan calon manajer tersebut. Penulis Tere Liye mengkritik keputusan para calon manajer yang mundur setelah mendapatkan pelatihan dengan dana publik, sekaligus menyoroti pemerintah yang menghapus sanksi denda bagi yang mundur. Ia menilai dana pelatihan merupakan uang masyarakat dari pajak, sehingga penggunaan kembali anggaran untuk melatih angkatan baru menjadi perhatian. Kritik ini menunjukkan kekecewaan terhadap pengunduran diri massal yang menghabiskan anggaran negara secara signifikan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 28 September 2026 pukul 16.15
Manajer Kopdes Merah Putih Ditempatkan Jauh dari Domisili, Pemerintah Ungkap Alasannya
JawaPos · 28 September 2026 pukul 15.45
Jumlah Manajer Kopdes Merah Putih yang Ditempatkan Jauh dari Domisili
JawaPos · 28 September 2026 pukul 15.00
Segini Jumlah Manajer Kopdes Merah Putih yang Ditempatkan Jauh dari Domisili
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.56
Alasan Pemerintah soal Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili
Berita terkait
Alasan Pemerintah Tempatkan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili
CNN Indonesia · 28 September 2026 pukul 07.56
Manajer Kopdes Akhirnya Mulai Kerja Bulan Depan, Ternyata Gajinya Segini...
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 07.00
Kapan Manajer Kopdes Mulai Digaji? Bos Agrinas Bilang Begini
Detik.com · 23 September 2026 pukul 16.51
BP BUMN: SK Penempatan Ribuan Manajer Kopdes Masih Difinalisasi
kumparan · 23 September 2026 pukul 15.13