Manfaat Semangat Kimia Hijau, Sebelas Startup Indonesia Siap Bersaing di Tingkat Global
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebelas startup Indonesia berhasil menembus babak utama Global Green Chemistry Innovation and Network Program (GGINP) 2026 yang digelar di Universitas Pertamina. Dari 130 startup yang mendaftar, 73 lolos seleksi administrasi, lalu 37 mengikuti program pre-bootcamp, dan akhirnya 11 startup masuk ke babak final atau main bootcamp. Kesebelas startup tersebut adalah Aither, Angphot, Blue Forest, Econella, Fure, Mustav & Co., Organic Culture, Satuplatform, STB Pallet, Tarunira, dan Zona Farm. Mereka diundang mengikuti sesi matchmaking dengan pengusaha untuk mendapatkan akses pendanaan. Project Director GGINP Indonesia, Teuku Muhammad Roffi, menekankan bahwa startup berbasis kimia hijau masih memiliki peluang besar untuk berkembang dan bersaing secara global, terutama karena akses modal yang semakin terbuka. Ia menegaskan bahwa inovasi ini tidak hanya fokus pada teknologi digital, melainkan pada solusi berkelanjutan berbasis ilmu kimia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 13.25
Israel Gunakan AI DeepTech untuk Mengatasi Lembah Kematian
Berita terkait
BRIN Gandeng Korporasi Global Lewat Riset Co-Development
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 19.14
Minat Investasi Asing Masih Tinggi di RI, Ini Buktinya!
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 15.55
Ajaib Dapat Rp4,8 Triliun dari Jepang Saat Startup RI Kering Investasi
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 14.05
CICIL Rayakan 10 Tahun Perjalanan, Perkuat Inovasi & Pertumbuhan Berkelanjutan
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.32