Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Margin Bulog Naik Jadi 7 Persen, Skema Beras Satu Harga Mulai Dibahas

Perum Bulog mulai menyiapkan usulan penerapan skema beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) satu harga. Langkah ini dilakukan setelah pemerintah menyetujui kenaikan margin penugasan Bulog menjadi 7 persen. Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan target harga beras SPHP satu harga sebesar Rp11 ribu per kilogram untuk harga gudang. Namun, usulan ini masih harus dibahas bersama pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, dan besaran harga finalnya masih menunggu keputusan pemerintah.

Sebelumnya, Bulog mendapatkan margin tetap sekitar Rp50 per kilogram. Kini margin diubah menjadi 7 persen atau setara sekitar Rp970 per kilogram. Dengan perubahan ini, neraca keuangan Bulog diproyeksikan positif sekitar Rp1,14 triliun hingga akhir tahun. Perubahan skema margin diatur dalam Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 3 Tahun 2026, yang menghitung margin berdasarkan komponen biaya pengadaan beras dalam negeri, biaya kemasan, hasil penjualan produk samping, serta kuantum pengadaan setara beras.

Selain kenaikan margin, pemerintah juga memangkas bunga pinjaman Bulog dari 7-8 persen menjadi 3 persen, dengan tambahan subsidi bunga 2 persen. Kebijakan ini diperkirakan mengurangi beban pembayaran bunga Bulog lebih dari Rp1,07 triliun dalam setahun. Kombinasi kenaikan margin dan penurunan beban bunga membuat neraca keuangan Bulog diproyeksikan surplus. Rencana beras SPHP satu harga muncul di tengah pembahasan pemerintah merevisi Peraturan Badan Pangan Nasional Nomor 2 Tahun 2023, yang menyederhanakan klasifikasi beras menjadi beras HET dan beras khusus, menggantikan kategori premium dan medium.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait