Masuk Rantai Pasok Global, Indonesia Lobi Raksasa Otomotif Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9352849/original/094023200_1789876246-kemenko.jpeg)
Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menutup kunjungan kerjanya di Nagoya, Jepang dengan Business Discussion Lunch bersama industri otomotif Indonesia dan mitra Jepang. Delegasi Indonesia yang dipimpin Sekretaris Menko Perekonomian Susiwijono Moegiarso bertemu dengan para pemimpin PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Denso Indonesia, Aisin Indonesia, dan Advics Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Susiwijono menekankan tiga fondasi kompetitif industri otomotif nasional: penguasaan teknologi, penguatan SDM, dan ekosistem rantai pasok yang kokoh.
Untuk memperluas akses pasar global, Pemerintah Indonesia telah menandatangani 25 perjanjian perdagangan internasional, termasuk IEU-CEPA yang akan diraikatkan pada November 2026 dan diimplementasikan pada Januari 2027. Langkah ini dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi proyeksi 3,2%-3,3% pada 2027. Di dalam negeri, pemerintah menjaga daya beli melalui bantuan sosial, subsidi, dan insentif fiskal, sambil membuka sektor baru seperti AI dan semikonduktor.
Indonesia juga aktif menjajaki kerja sama teknologi dengan berbagai pihak, termasuk komunikasi dengan PAX Silica setelah sebelumnya bekerja sama dengan ARM dan bergabung dalam WAICO. Melalui pertemuan ini, Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra strategis Jepang dan bagian dari rantai nilai global, dengan basis produksi ekspor otomotif ke lebih dari 100 negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 September 2026 pukul 14.30
Industri Otomotif Jepang Soroti Hambatan Investasi di RI
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 19.00
Sumber Duit Manusia Rp 3.370 Triliun Dobel Tahun Depan
Berita terkait
Investasi Ribuan Triliun Buka Lapangan Kerja, Prabowo: Bukan dari MBG-Kopdes
Detik.com · 17 September 2026 pukul 10.30
Prabowo Pamer Buka 4,1 Juta Lapangan Kerja: Bukan dari MBG dan Kopdes
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 06.10
Prabowo Sebut Investasi Besar-besaran Segera Masuk ke Indonesia
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 05.15
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.042,91 T pada Juli 2026
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.20