Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Indonesia dan Jepang Perkuat Kerja Sama Otomotif, Atasi Hambatan Investasi

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomi menyelenggarakan kunjungan kerja di Nagoya, Jepang, dengan pertemuan antara delegasi Indonesia yang dipimpin Sekretaris Menko Susiwijono Moegiarso bersama industri otomotif Indonesia dan mitra Jepang seperti PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Denso Indonesia, Aisin Indonesia, dan Advics Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Indonesia menekankan tiga fondasi kompetitif industri otomotif nasional: penguasaan teknologi, penguatan sumber daya manusia, dan ekosistem rantai pasok yang kokoh. Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk memperluas akses pasar global melalui 25 perjanjian perdagangan internasional, termasuk IEU-CEPA yang diproyeksikan akan diraikatkan pada November 2026 dan diimplementasikan pada Januari 2027, mendukung pertumbuhan ekonomi proyeksi 3,2%-3,3% pada 2027.

Di sisi lain, industri otomotif Jepang menyoroti beberapa hambatan investasi di Indonesia, terutama terkait perizinan, akses pembiayaan untuk industri kecil dan menengah (IKM) pendukung, serta sertifikasi TKDN untuk kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia menyampaikan komitmen untuk menyempurnakan kebijakan dan menangani hambatan tersebut. Indonesia juga menegaskan posisinya sebagai mitra strategis Jepang di sektor otomotif, dengan basis produksi ekspor ke lebih dari 100 negara.

Selain itu, Indonesia aktif menjajaki kerja sama teknologi dengan berbagai pihak, termasuk komunikasi dengan PAX Silica setelah sebelumnya bekerja sama dengan ARM dan bergabung dalam WAICO. Dalam pertemuan ini, Indonesia memperkuat posisinya sebagai mitra strategis Jepang dan bagian dari rantai nilai global, sambil terus memperhatikan kebijakan domestik untuk mendukung daya beli melalui bantuan sosial, subsidi, dan insentif fiskal, serta membuka sektor baru seperti AI dan semikonduktor.

Menurut tiap media