Menaker Imbau Peserta Magang Nasional Tak Hanya Incar Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5421022/original/080394400_1763865805-dd264344-0280-4d5b-bb8f-8a8a865d1b2d.jpeg)
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengimbau calon peserta Magang Nasional Angkatan 2 Batch I tidak hanya memburu posisi di Jakarta, melainkan juga mempertimbangkan peluang di daerah. Menurutnya, magang di daerah memberikan pemerataan dan persaingan lebih kecil. Program ini menyediakan kuota 150 ribu peserta yang dibagi dalam tiga gelombang sepanjang 2026. Yassierli menekankan pentingnya realistis melihat tingkat persaingan berdasarkan data pendaftar di setiap perusahaan atau BUMN. Sebelumnya, Kemnaker mencatat 30 persen peserta magang nasional ditawari bekerja di tempat magang, sementara peserta di kementerian tidak mendapat tawaran karena rekrutmen terpusat. Selain magang, Kemnaker juga menjalankan program pelatihan vokasi untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Pemerintah berkomitmen membantu semua segmen, mulai pencari kerja hingga pekerja yang terkena PHK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 28 Juli 2026 pukul 11.49
Kuota Magang Nasional 50 Ribu, Pelamar Tembus 300 Ribu
Berita terkait
Muncul Kekhawatiran Peserta Magang Gantikan Karyawan, Menaker Buka Suara
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 14.10
Siapkan 63 Ribu Kuota, Magang Nasional Batch III Buka November
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 13.00
Target 3,49 Juta Lapangan Kerja 2027, Menaker Genjot Pemagangan dan Vokasi Nasional
VOI · 2 September 2026 pukul 20.00
Menaker Yassierli Tekankan 2 Hal Ini Perlu Dikuasai Lulusan Perguruan Tinggi, Apa Itu?
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 21.16